Pemimpin ISIS di Sahara Terbunuh dalam Operasi Militer Pe「Baccarat Malaysia」rancis

  • 时间:
  • 浏览:0

Baca juga: Pelaku Penikaman di Selandia Baru Terinspirasi ISIS, Berasal dari Sri Lanka

Baca juga: ISIS-K Vs Taliban: Kisah Awal Genderang Perang Musuh Bebuyutan

“Baccarat MalaysiaPengoBaccaBaccarat Malaysiarat Malaysiarbanan mereka tidak sia-sia. Dengan mitra Afrika, Eropa, dan Amerika kami, kami akan melanjutkan pertarungan ini.”

“Bangsa ini malam ini mengenang semua pahlawannya yang tewas untuk Perancis di Sahel dalam operasi Serval dan Barkhane, dari keluarga yang ditinggalkan, dari semua yang terluka,” kicau Macron dalam unggahan di Twitter.

Pada Agustus 2020, Sahrawi secara pribadi memerintahkan pembunuhan enam pekerja amal Perancis dan pengemudi Nigeria mereka.

“Ini adalah keberhasilan besar lainnya dalam perjuangan kami melawan kelompok teroris di Sahel,” kata presiden Perancis pada Rabu malam (15/9/2021) melansir Guardian.

Kelompoknya menargetkan tentara AS dalam serangan mematikan di Niger pada 2017, menurut pemerintah Macron.

Namun pemimpin Perancis itu tidak mengungkapkan lokasi operasi tersebut.

PARIS, KOMPAS.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan pasukan militer Perancis telah membunuh pemimpin ISIS di Sahara Besar, Adnan Abu Walid al-Sahrawi.

Baca juga: ISIS Vs Taliban: Sejumlah Fakta dan Perbedaan Ideologi

Macron mengatakan pada Juli, Perancis segera membentuk kembali kekuatannya di Sahel, yang menjadi garis depan perang melawan kelompok militan, sampai akhirnya mengurangi separuh kehadiran militernya.

Sahrawi adalah pemimpin bersejarah ISIS di wilayah Sahel, Afrika Barat.

Tanpa akhir yang jelas terlihat pada operasi Perancis dan kekacauan politik terutama di Mali, Paris menjadi frustrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email