The foreign baccarat master's play style_Baccarat skills experience_Indonesian gambling_European online betting

  • 时间:
  • 浏览:0

Sports betting WilliSports betting William Hillam Hillitu siSports betting William Hillapa?

Lalu pertengkaran sepele itu seperti apa saja sih kira-kira? Coba kamu pastikan lagi sampai sekarang kalian masih meributkan hal ini nggak?!

Aku nggak suka ya kamu dekat-dekat sama dia!

Kok masih diladeni sih?

Kamu tahu ‘kan aku nggak suka sama mantanmu itu?!

Mantan kamu yang rese itu ya?

Komunikasi memang penting dalam hubungan. Apalagi di zaman yang serba canggih seperti sekarang, kamu dan dia masih tetap berkomunikasi dengan lancar sekalipun tak bertemu langsung. Tapi ada kalanya tekhnologi seperti chat atau telepon ini mengundang kesalah pahaman, entah karena kalimat yang tak tersampaikan maknanya dengan pas dan jelas, atau karena salah satu dari kalian ada yang telah bahkan lupa membalas.

Cemburu memang bisa jadi tanda sayang. Tapi kalau sudah kelewat batas seperti cemburu ke teman atau rekan kerja pasangan, lalu dengan mudahnya kamu menuduh dia yang macam-macam. Siapa yang tak akan ikut naik pitam, kalau dicemburui seperti itu. Bukankah cemburumu itu sama seperti menyepelekan kesetiannya? Sementara dia sendiri bertanya soal kepercayaanmu kepada dirinya.

Memasuki jenjang hubungan yang lebih serius lagi mengharuskan kalian untuk bisa menyelesaikan masalah bersama-sama. Bukannya saling diam sambil menunggu salah satu dari kalian minta maaf duluan. Apalagi saat satu di antara kalian bilang “terserah” kemudian berakhir adu mulut dan nggak saling bicara. Kalau kamu dan dia masih seperti itu, tandanya kalian masih butuh waktu untuk belajar lebih dewasa menjalani hubungan. Agar nanti saat sudah dalam satu atap, tak ada aksi saling diam dan membiarkan masalah terbengkalai bahkan berlarut-larut.

Menanggapi dengan rasa kesal sah-sah saja, tapi kalian tetap harus bisa menyelesaikan ini dengan baik. Setidaknya tak perlu ngambek, dan masalah ini jangan sampai berulang juga. Apalagi sampai salah satu dari kalian marah-marah, yang ada pasangan malah malas, lalu pertengkaran makin meluas.

Lho kenapa? ‘Kan aku satu kantor sama dia…

Cewek seringkali inginnya diperhatikan. Tapi kadang cewek lupakan atau enggan untuk mengatakan langsung maunya seperti apa. Berharap cowok bisa peka alias langsung paham. Sementara cowok kan bukan cenang yang bisa menebak maumu dengan pas dan jelas. Dan kira-kira situasi seperti itu yang sering terjadi dengan kamu dan dia. Kamu mengeyel kalau cowokmu ini kurang perhatian. Padahal kamunya sendiri tak pernah bilang maumu dia harus berbuat apa. Lalu keterbukaan kalian sebagai pasangan mana?

Untuk memulai hubungan yang lebih serius, memang dibutuhkan komitmen yang lebih dari sebelumnya. Termasuk komitmen untuk saling mengerti dan memahami akan kewajiban diri. Jadi kalau kamu dan dia masih saja menjadikan kesibukan alasan untuk bertengkar, tandanya hubungan kalian belum layak dibawa ke jenjang yang lebih tinggi. Karena harusnya itu kamu dan dia saling mendukung apapun yang dilakukan pasangan, selama itu baik dan bermanfaat.

Demi feeds instagram yang apik dengan foto baju kembaran dengan pasangan, kamu pun memaksanya untuk mengenakan pakaian yang senada atau satu warna denganmu. Tapi mengingat setiap orang punya selera penampilan yang berbeda-beda, ada kalanya dia tak mau melakukan apa yang kamu minta. Lalu kamu bukannya pengertian dan bersikap biasa, tapi malah pasang muka jutek sampai aksi diam seharian. Kalau sudah begini, bagaimana mau dianggap dewasa?

Kalau begitu ceritanya, kalian tak perlu buru-buru untuk segera melangkah ke pelaminan. Lebih baik kalian saling berbenah diri lagi, dan sama-sama belajar membangun hubungan yang sehat dan dewasa.

Harusnya memang masa lalu seperti mantan pacar tak perlu diungkit di hubungan kalian yang sekarang. Tapi kalau memang kalian sudah dewasa dan berkomitmen untuk serius, harusnya persoalan mantan bukan lagi masalah besar. Justru kalau kamu pasang sikap benci atau kesal dengan mantan pacarnya, pasanganmu bisa saja merasa kalau kam belum bisa menerima masa lalunya.

Pertengkaran memang wajar dalam hubungan. Bisa dibilang tanpa pertengkaran hubungan justru bisa berjalan datar dan hambar. Ada kalanya pertengkaran pula yang membuat kalian belajar memahami hubungan serta pasangan lebih dalam lagi. Tapi ada juga pertengkaran yang sebenarnya tak penting, yang hanya buat kalian terlihat kekanak-kanakan. Apalagi kalau pertengkaran itu terjadi tak hanya sekali dua kali, yang ada hubungan kalian pun tak bisa maju kemana-mana. Jangankan naik pelaminan, membangun chemistry untuk sebuah kenyamanan saja belum bisa konsisten.