Gejala Virus Marburg, De「Baccarat Pack Winning Method」mam Tinggi hingga Pendarahan

  • 时间:
  • 浏览:0

Baccarat Pack Winning MethodselaiBaccarat Pack Winning Methodn di Afrika, kasBaccarat Pack WinninBaccarat Pack Winning Methodg Methodus Baccarat Pack Winning Methodvirus Marburg jarang ditemukan. Pada tahun 2008, seorang turis Belanda terinfeksi virus Marburg setelah kembali dari Uganda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Varian Iota Virus Corona New York Tingkatkan Risiko Kematian Covid-19, Studi Jelaskan

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), inang reservoir virus Marburg adalah kelelawar buah Afrika, Rousettus aegyptiacus.

Wabah tersebut menyebabkan 31 orang jatuh sakit, diawali oleh para pekerja laboratorium, kemudian beberapa tenaga medis dan anggota keluarga mereka.

Virus ini menyebabkan demam berdarah Marburg yang jarang terjadi dan menyerang manusia dari primata non-manusia.

Kelelawar yang terserang virus Marburg tidak menunjukkan gejala penyakit yang jelas, namun virus ini mengakibatkan sakit yang parah pada primata, termasuk manusia.

KOMPAS.com – Virus Marburg merupakan virus penyebab penyakit ganas dengan rasio kematian hingga 88 persen.

Orang yang pertama kali terpapar virus Marburg melakukan kontak dengan monyet hijau Afrika saat melakukan penelitian.

Masih di tahun yang sama, turis asal Amerika juga terjangkit virus Marburg setelah kembali dari Uganda. Kedua turis tersebut sama-sama mengunjungi gua di taman nasional di Afrika yang dihuni kelelawar buah.

Kelelawar Rousettus ini berhabitat di gua yang tersebar luas di seluruh Afrika sehingga lebih banyak area yang berpotensi berisiko terjangkit wabah Marburg.

Marburg pertama kali diidentifikasi di tahun 1967. Saat itu, wabah demam berdarah terjadi secara bersamaan di Marburg dan Frankfurt, Jerman, serta di Beogard, Serbia.