Otoritas Fukushima Pastikan Pawai Obor Olimpiade Aman dari Ancaman Radias「Yabo official website」i

  • 时间:
  • 浏览:0

Yabo official websitebaca juYabo official websitega: CdM Indonesia Belum Berani Bicara Target di Olimpiade Tokyo 2020

MeYabo official websitenpora Zainudin Amali (Yabo official websitekiri) dan Chef de Mission (CdM) Indonesia Rosan Roeslani saaYabo official websitet bertemu membahas kesiapan Olimpiade Tokyo 2020 di Kantor Kemenpora Lt. 10, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

FUKUSHIMA, KOMPAS.com - Otoritas Prefektur Fukushima di Jepang memastikan pawai obor Olimpiade 2020 aman dari ancaman radiasi.

Ada sekitar 24.000 titik yang dimonitor sepanjang jalur pawai obor di Fukushima.

Baca juga: Ada Cabor Pendatang Baru di Olimpiade Tokyo

Lokasi itu adalah pusat latihan sepak bola di Fukushima.

Catatan menunjukkan, di Desa Iitate, 240 kilometer timur laut Tokyo, angka radiasi tertinggi menunjukkan posisi 0,77 microsieverts per jam.

J-Village juga menjadi garda terdepan dan basis para bekerja yang mengatasi krisis dampak nuklir tersebut.

Data itu dimutakhirkan pada Deseber 2019 oleh pemerintah setempat.

Sementara itu, pawai obor Olimpiade 2020 dimulai pada 26 Maret di J-Village.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Sebagaimana laman antaranews.com menulis, pada 2011, pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima rusak lantaran tsunami.

Angka ini jauh di bawah target pemerintah setempat terkait penjagaan eksposur tahunan publik dampak bencana nuklir di bawah 1 milisieverts.

Menurut data itu, jika seseorang berdiri empat jam di lokasi itu, paparan radiasi akan menjadi 3,08 microsieverts atau 0,003 milisieverts.